Aku Tidak Berharap Untuk Menjadi Orang yang Terpenting Dalam Hidupmu karena itu Merupakan Permintaan yang Terlalu Besar Bagiku.... Aku Hanya Berharap Suatu Saat Nanti Jika Kau Melihatku... Kau Tersenyum dan Berkata... "Dialah Orang yang Selalu Menyayangiku..."//
Tampilkan postingan dengan label Puisi Romantis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Romantis. Tampilkan semua postingan

2013/05/11

HIDUPKU HANYA SEBATAS KEDIPAN


Oleh Dendi Lesmana

Ditengah-tengah lautan yang indah
Menjadikan sebuah kenangan
Batu karang yang berjajar
Jadi tanda cerita perkawanan



Ombak yang menghempaskanku ketengah samudera
Membuat pikiran ini lupa arti kesedihan
Kawan apa kau masih ingat?
Cerita yang kita buat dengan rangkaian kata



Namun ku tak tahu pasti
Apa cerita ini akan tumbuh 
Atau putus di esok hari dimakan mentari pagi
Atau mungkin semua itu kan menjadi sekedar bayangan saja



Ingin rasanya ku genggam mentari 
Selagi hari masih belum mati
Kapan rasa kuatir ini lenyap?
Tapi entahlah bisa saja lenyap tiba-tiba

LAMUNAN PURNAMA HATI


Oleh NN


Ku rangkul lutut ku..
Kukandaskan diri termenung duduk atas karang-Mu..
Membungkuk rendah, tak juga berdiri congkak..
Melamunkan diri..
Bertemankan sang angin bersemilir lembut..
Dan Sang awan pun tegap melirik awasiku...
.
Ku tatap tajam ke depan..
Kilau gemilang sinar lembutmu...
Bisikan semilirnya angin pantaiku..
Menyapu atas mahkota jiwaku..
Gemerlap tersingkap terpantul cahyamu...
.
Ku dongak atasku..
Begitu bulat senyummu menyunggingkan ria..
Melibas reruntung awan yg gelisah berlalu..
Menyambung angannya malam melari jauh..
Jauh tak terkira ukurnya asa.....
.
Kutatap bulat matamu diufuk sana..
Gemulung gemuruh sang ombak terpaparkan sinarmu..
Beruntun berurutan berkejar-kejaran..
Pantulkan cahayamu karena kau sang Purnama..
Hingga sampai ke hujung benakku..
Ditelan gelombang gemersiknya samodra..
Hingga sukma menjelmakan putus....
.
Wahai Purnama..
Dengan sinarmu kau menyapaku..
Dengan cahayamu kau rangkul aku..
Dalam rangkul lututku, ku kagum pada-Mu....
.
Wahai Purnama...
Kau datang bak mencolek hatiku..
Bila kah kau datang ???
Untuk membuka cakrawala anganku..
Sinar mu membawa damai dalam qalbuku..
Bulat senyummu, buat ku smakin tergila pada-Mu....
.
Cerahnya malam...
Tlah membuka bermilyar mata..
Tlah semarakkan pantaiku yang slalu terguncang.
Kau tunjukkan pada smua bintang dilangit..
Bahwa,
kaulah yang terangkuh..!!
Teranggak..!!
Tercongkak dalam tersenyum..!!
Karena, hanya sinar malam-Mu lah
Yang paling membahana memecah samodra..
Menerangi hati yang ceria, seceria Relung Hati-ku..
Selalu.........
.
.By : Ardian Maulana
Pantai Kidurong
Bintulu 

2012/05/22

@__@

Seseorang hadir dalam kehidupanmukarena sebuah alasan...
mereka datang menawarkan kebahagiaan dan juga kekecewaan...
tapi ada pula yang setia setiap saat...
mereka datang silih berganti meninggalkan kisah yang terkadang perih...
namun percayalah.....
pasti ada seseorang yang datang dan menetap dihatimu...
TUHAN sengaja membiarkanmu bertemu dengan beberapa orang yang salah...
sebelum akhirnya DIA mempertemukanmu dengan orang yang tepat
Agar kamu dapat mensyukuri karunia-NYA
Yaitu CINTA....

2012/02/07

Maaf…


Penulis: Auliah Mulfa

Maaf…

Maaf…Jika perlahan2 rasa ini ku kubur… Terkubur bersama waktu yg trus brlalu… Detik demi detik ku lalui… Hanya untk menunggumu… Meyakinkn ku… Bhwa ada cinta yg indah d masa nanti…

Masa di mana dirimu halal untkku… Dn diriku halal untk mu… .
Maaf… Jika kini yg trsimpan hanya sesal…Membiarkn smua brlalu d hadapnku…

Sedang hatiku diam2 mencintaimu…
Maaf…Kini kubiarkn hati ini menangis… Melepaskn namamu di tiap dinding2 hatiku…
Maaf…Jika kini ku menyerah pada keadaan… Meski hati ini tak pernh rela…
Maaf…Biarkn kata trindah ini ku ucapkn… Maaf…

2012/02/05

Selamat Jalan Cinta

hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta,,,
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….

2012/02/02

Syukur

Idahnya waktu masa depan..........
Sungguh penuh keraguan, impian dan harapan
Buang takut ragu dan takabur.........
Sungguh masa depan seseorang sudahlah pasti
Hanya saja ia sembunyi di balik sang waktu
Sedangkan masa lalu diapun pasti adanya........
Siapa bilang hilang.......???
Hanya saja ia sembunyi rongga dada
Adapun masa kini.......
Siapa bilang ia keji....???
Sungguh masa kini begitu indah, elok dan rupawan....
Hanya saja ia sembunyi di balik tanggungjawab dan menyelinap di balik syukur
Tak ada alasan tuk bersedih hati,
Bahagiakan selalu harimu....
Hingga nanti ketika batas kerinduan datang,
Sampai nanti saatnya kembali.

"D-D (1-2-2012)"

2012/01/17

NASIHAT JIWAKU

Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar mencintai semua orang yang membenciku,
Dan berteman dengan mereka yang memfitnahku.
Jiwaku menasihatiku dan mengungkapkan kepadaku bahawa cinta tidak hanya menghargai orang yang mencintai, tetapi juga orang yang dicintai.

2012/01/10

Kumpulan Puisi Viee Quen Edellweis

 ^ Sendiri ^

oleh : Viee Quen Edellweis
Berulang Q menepis prasaan ini,
aQ tak mengerti mengapa begini ?
Kau buat aQ tuk meragu dngan janjimu ittu,
Masih adakah aQ trsimpan d hatimu,

Q ingin d sayangi, bukan untuk d khianati..
Q ingin d cintai, bukan d beri mimpi..

BerikanLah kasihmu, bukan kasih yg semu,,
Bila tak ada arti biarkan Q melangkah S E N D I R I . . .

Meresah Q bertanya d daLam hatti Q,
Mungkinkah diriMu berpaling dari Q..

Haruskah Q nikmati kesendirian ini,
Mesti tLah kau ingkari Rasa Q ini,

2011/12/25

Kenangan

Ibarat awan berarak menderu
Menghentak seluruh kesadaranku
Tak mampu pada wadahku
Getir pahit bersahutan menyatu
Kala kesedihan mendayung
Menggenggam lengan lembayung
Ombak romansa bergulung
Tampilkan lautan kalbu terkurung
Dalam diam jeritku
Ingin kugadaikan sukma jiwaku
Membeli sang waktu
Yang congkak melangkah bisu
Tinggallah tatapan nanar berkaca
Kalimat-kalimat yang bisu bersuara
Roh yang pergi meninggalkan sukma
Separuh kosong tanpa jiwa

Dari nurani Untuk Rasa Oleh Jiwa

ketika aku terdiam
memandang sosok yang indah,,ketika itu pula hati kecil bicara..
dan ketika hati kecil bicara,,
nuraniku mengatakan “setialah untuk yang menunggumu disana”

lalu pikiranku menjawabnya dengan tegas “tentu aku setia”
karena aku hanya ingin hari itu,saat dia mengucap “selamat tinggal kekecewaan”,
itu menjadi hari terakhir aku mengecewakannya
setidaknya kini aku berusaha mewujudkan keinginannya

masa lalu biarlah berlalu,aku memang cukup senang dengan masa itu
tapi aku tak ingin mengulang waku itu…
lebih baik aku memandang kedepan
karena Tuhan dengan sempurna meletakkan kedua mataku di depan

suatu hari ucapannya itu akan disempurnakan
“selamat tinggal kekecewaan untuk selama-lamanya”
amanah hatiku adalah setiaku,selalu..

cinta kecilku

cinta kecilku,semenjak aku menemukanmu
kau kikis dan kau obati piluku di masa lalu
membawa terang cahaya nan biru…
cinta kecilku,aku menyebutmu demikian
bukan berarti hanya setetes cinta yang kuberikan
tapi aku lelah berjanji,untuk suatu hal yang tak bisa dipastikan…
cinta kecilku,cinta kita bersuntingkan rafflesia
sebuah bunga yang sering kusebut dalam segala rasa
meski nasibnya tak pernah menjanjikan keharuman
tetapi rafflesia ini tak pernah layu
cinta kecilku,malam ini aku merindukanmu….

Jalan Mimpi

Seuntai ucapan lembut,
terangkai dlm rajutan indah kata” pesona sang penjaga mimpi.
Terangkai nada merdu saat sang sabit menguncup malu.
Terhampar nyata sempurna
dlm lukisan Tuhan pd langit bertabur bintang bgai nirwana.
Nirwana bias mimpi indah seolah nyata dlm bilik terpejam sayu,
lentik sinar matamu.
q terjaga menemani lelapmu,
seakan q melihatmu tersenyum tersipu malu.
Seolah ingin berbisik dlm lentik indah sinar matamu, dlm cekung tipis rekah bibrmu,
Mimpi indah kan slalu ada dlm lelap lelahmu
“Sajak sang penjaga mimpi***

2011/12/19

Yang Terjadi


Apa yang akan terjadi pada Diri

Sudah tertulis di Kabut Gunung Giri

Walau seperti menguap di Tengah Hari

Itu masih nyata tertera di Cosmic Memory

Tapi aku harus terus Menyanyikan Lagu

Itulah hiburan melepas Rindu Kalbuku

Rindu kepada yang pernah menemaniku semasa waktu

Kepada Dia yang membuatku terlena

Aku tak mampu

Membuat jadi lebih baik seseorang

Biar kubaca Puisi hanya untuk Batu Karang

Karena Rinduku kepadaNya, Dulu dan Sekarang

2011/12/18

Senja Yang Indah


Saat matahari mulai terbenam

Aku melihatmu tersenyum di sampingku

Aku tak berkedip menatap matamu

Bagiku, matamu begitu sempurna

Hari itu

Aku merasakan denyut nadimu

Detakan keras jantungmu

Harum nafasmu

Juga hangat cintamu

Kini tentangmu kujadikan crita sebelum tertidur

Ku jadikan bayang kerinduan sebelum terlelap

Dan Ku jadikan Pelabuhan di alam mimpi

Jiwa ini, Hati ini, Hidup ini begitu merindukanmu

Engkau adalah kisah terindahku

2011/12/17

Untuk Ku


Lidah membuat kita terluka

Hingga…

Ego membuat kita terpisah

Aku pergi ke heningan malam

Engkau pergi ke ujung jalan

Tanpa menoleh lagi kebelakang

Di tepi pasir putih ini

Aku kembali merenungimu

Mengapa pengorbanan untuk cinta kita

Tak di anggap ada

Aku kembali kesini

Tempat di saat kita berpisah

Karena rinduku padamu

Berharap kau berfikiran sama

Kembalilah untukku dari ujung jalan sana

2011/12/16

Lagu Rindu


Teringat ucapan mu padaku

Tunggulah aku bersama cintaku dan kesetiaanku

Dan ku katakan padamu

Bahwa aku akan menunggumu

Suaramu di seberang sana

Mengobati rasa sakit karena rindu

Rasa curiga yang berkecamuk di dada

Namun hanya sekejap saja

Aku memang menunggumu

Selalu menunggumu

Mempertahankan rindu ku

Mengagungkan cinta ku

Aku ingin kaupun begitu

Tetap merindui ku

Mengingat setiap waktu yang telah kita lalui

Dan akan kembali kepadaku lagi

2011/12/15

Selalu Merindu


Rindu adalah tali yang tak pernah putus

Merentang di tiang hati, di tiang mimpi

Kadangkala di singgahi burung yang mengelakkan kabut

Pada pagi dingin yang mengaburkan sinar matahari

Rindu adalah tiang yang tak pernah tumbang

Tegak dilorong kehidupan, disepanjang labuh usia

Disitu tergantung lampu kenangan dan ingatan

Biarpun hari semakin tua dan kelam sudah bermula

Rindu adalah lorong yang tak pernah tertutup

Dari musim ke musim ia menjadi laluan

Pengembara yang mencari cintanya yang hilang

Disitu rumput yang telah lama bertukar warna

Bunga dan daun silih berganti segar dan kuncup

Rindu adalah musim yang tak pernah tentram

Resah datang gelisah berulang mengusik nasib

Hanya dzikir dan do’a menjadi penawar mereda pedih dan sakit

Dan sesekali puisi menjadi nyanyian yang mengharukan

Dalam senyap air mata perlahan-lahan menitik

Sumber : www.AsianBrain.com. (Nurasiyah dan Imat R.)

2011/12/14

Rindu


Akan ke manakah angin melayang

Tatkala turun senja nan muram

Pada siapa lagu kuangankan

Kelam dalam kabut rindu tertahan

Datanglah engkau berbaring di sisiku

Turun dan berbisik tepat di sampingku

Belenggulah seluruh tubuh dan sukmaku

Kuingin menjerit dalam pelukanmu

Akan kemanakah berarak awan

Bagi siapa mata kupejamkan

Pecah bulan dalam ombak lautan

Dahan-dahan di hati berguguran

Sumber : www.AsianBrain.com. (Emha Ainun Nadjib)

2011/12/13

Cinta dan Rinduku Padamu


Adakah engkau disana sepertiku

Memasuki dunia hayalanku yang mencaci

Aku berhayal berduaan dengan mu

Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu

Wahai cintaku disana

Mengapa kau tak mengenaliku

Kau tak tahu apa yang ada di hatiku

Kau tak tahu jika aku memandangi wajah indahmu

Adakah engkau disana sepertiku

Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi

Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan

Saat berhadapan dengan mu

Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku

Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu

Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku

Engkau cintaku, cinta terpendamku

Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.

2011/12/12

Kerinduan


Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu

Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku

Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada

Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti

Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya

Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal

Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu

Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu

Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu

Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah

Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah

Sumber: Angrek biru